Translate

Minggu, 11 Oktober 2015

Berhentilah Menjadi Oknum Manusia (Copy Paste)

Manusia diciptakan oleh Tuhan untuk beribadah kepada-Nya saja tanpa mensekutukan-Nya apalagi melanggar perintah-Nya dan menjalankan larangan-Nya. Maka karena perbuatan manusia yang sudah diluar tugas pokoknya itu manusia tersebut sudah tidak layak disebut sebagai manusia, namun dia menjadi oknum manusia. Oknum adalah istilah untuk yang menyimpang dari komunitasnya, yang melanggar aturan untuk komunitasnya dan merugikan komunitasnya sehingga tidak layak lagi menjadi bagian dari komunitasnya.

Seorang oknum akan bisa kembali kepada komunitasnya apabila kesalahan-kesalahannya sebagai oknum sudah dimaafkan baik oleh Tuhan maupun oleh sesamanya. Dalam hal ini maka seorang oknum manusia akan bisa diterima kembali sebagai bagian dari manusia apabila perbuatannya sebagai oknum sudah dia sesali, dan dia si oknum juga harus sudah bertaubat atas kesalahannya itu kepada Tuhan sehingga bisa kembali disebut sebagai bagian dari manusia. Contoh sudah diberikan oleh Tuhan sejak awal pertama manusia Tuhan ciptakan, dan bagaimana proses dia kembali sebagai manusia.

Di dalam contoh yang Tuhan berikan itu bahwa di saat manusia melakukan penyimpangan dari tupok (tugas pokoknya) dia secara fisik tidak berubah menjadi makhluk lain. Dia secara fisik masih tampak sebagai sosok manusia, namun hanya perbuatannya yang menyimpang dari tugas pokoknya itulah yang menjadikan dia disebut keluar dari sifat dasar kemanusiaan dan menjadi oknum manusia. Sehingga sesama manusia tidak boleh saling mencurigai tanpa bukti yang jelas apalagi menuduh kepada manusia yang lain sebagai oknum manusia.

Namun sebagai sesama manusia harus saling kenal mengenal dan tolong menolong dalam beribadah kepada Tuhan, karena meskipun manusia itu satu jenis namun berbeda-beda suku, bangsa, dan bahasanya.
Adam as yang Allah SWT ciptakan tanpa perantara ayah dan ibu, murni hasil kreasi dari Tuhan yang Maha Kuasa menciptakan makhluk sesuai dengan kehendak-Nya hanya dengan mengucapkan "KUN, FAYAKUN" yang artinya "Jadi, maka Jadilah".

Setelah Adam as diciptakan secara fisik sebagai manusia, dan diberi tambahan ruh maka sempurnalah dia sebagai manusia yang hidup sebagai manusia yang akan diberi tugas oleh Tuhan untuk beribadah kepada-Nya dan sebagai kholifah-Nya (wakil-Nya). Dan diciptakan sebagai pasangannya adalah Hawa. Kenapa dinamakan Hawa? Karena ia merupakan ibu para manusia kecuali Adam. Karena Hawa berasal dari akar kata ‘Hayun’ yang artinya hidup. Dan Adam dinamakan Adam, sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis dari Imam Shadiq bahwa Adam berasal dari akar kata: ‘Adim’ yang artinya bagian permukaan tanah. Karena Adam memang diciptakan dari sari pati tanah sebagaimana dijelaskan dalam Kitab Suci.

"sesungguhnya Allah SWT telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya."
(At-Tiin: 4)
 

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.”
(QS. Adz-Dzariyaat [51]: 56)

وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ

“Dan sungguh kami telah memuliakan anak Adam.” (QS. Al Isra [17]: 70)

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ – [البقرة/30

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”. (QS Al Baqoroh: 30)

Tugas pokok sebagai manusia adalah sudah jelas beribadah hanya kepada ALLAH SWT, Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi beserta isinya, Tuhan yang Satu dan Kekal.

Kesalahan manusia melanggar tugas pokoknya menjalankan ibadah kepada Tuhan atau bertaqwa kepada Tuhan yaitu mentaati perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya akan mendatangkan hukuman dari Tuhan. Sebagaimana Adam as dan Hawa yang telah melanggar perintah Allah SWT agar taat kepada-Nya namun justru menjalankan yang sudah dilarang oleh Allah SWT. Sehingga Adam as dan Hawa diberi hukuman keluar dari surga, dan menjalani hidup di Bumi hingga waktu yang sudah ditentukan.

“(dan Allah berfirman): “Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan isterimu di surga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang zalim.(QS al A'rof 19)

Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: “Tuhan kamu tidak melarang kalian dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kalian berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)”. (QS al A'rof 20)

Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. “Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kalian berdua. (QS al A'rof 21)

Maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka: “Bukankah Aku Telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: “Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?” (QS al A'rof 22)

Keduanya berkata: “Ya Tuhan kami, kami Telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya Pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (QS al-A’raf 23)

Kesalahan manusia karena tidak taat kepada Tuhan meskipun bukan atas kemauannya sendiri namun atas bujuk rayu syetan yang sudah di usir dan dikeluarkan oleh Tuhan dari surga karena kesombongannya menolak perintah Tuhan. Maka akibatnya Adam as dan Hawa merasakan akibatnya meskipun tidak separah syetan yang sudah tidak diampuni oleh Tuhan, hanya diberi tenggang waktu sebelum dihukum dengan dimasukkan ke neraka jahanam untuk selamanya.

Hukuman kepada Adam as dan Hawa lebih ringan karena mereka berdua merasa bersalah dan bertaubat kepada Tuhan atas dosa dan kesalahannya. Meskipun Tuhan memaafkan mereka namun hukuman tetap Allah SWT berikan dengan mengeluarkan mereka dari surga dan memasukkan mereka ke dalam kehidupan di Bumi. Dan bagi mereka, Adam dan Hawa beserta seluruh keturunannya apabila kembali mengikuti ajakan syetan maka akan mendapatkan hukuman dari Tuhan atau bahkan akan hidup kekal bersama syetan nantinya di neraka jahanam.

Thoha ayat 117-121 yang berbunyi:
“Maka Kami berkata: “Hai Adam, Sesungguhnya Ini (iblis) adalah musuh bagimu dan bagi isterimu, Maka sekali-kali janganlah sampai ia mengeluarkan kamu berdua dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi celaka. Sesungguhnya kamu tidak akan kelaparan di dalamnya dan tidak akan telanjang. Dan Sesungguhnya kamu tidak akan merasa dahaga dan tidak (pula) akan ditimpa panas matahari di dalamnya. Kemudian syaitan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata: “Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan binasa?“. Maka keduanya memakan dari buah pohon itu, lalu nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun (yang ada di) surga, dan durhakalah Adam kepada Tuhan dan sesatlah ia. Kemudian Tuhannya memilihnya Maka dia menerima taubatnya dan memberinya petunjuk.

Dalam Perjanjian Lama juga disebutkan sebagai berikut:

“Telah berkata ular kepada wanita (Hawa): “Kenapa telah memerintahkan Tuhan kalian untuk tidak memakan semua (buah) pepohonan surga? Lantas wanita (Hawa) tersebut menjawab pertanyaan ular; “Kami memakan buah-buahan pepohonan yang ada di surga. Namun dari buah pohon yang ada di tengah surga, Tuhan telah melarang kami untuk memakannya, dan kami tidak boleh mendekatiya karena kami akan mati. 

Ular berkata; “Kalian berdua tidak akan mati. Karena sesungguhnya Tuhan mengetahui bahwasanya setiap saat kalian memakan dari buah pohon itu, maka mata kalian akan terbuka dan kalian akan menjadi seperti Tuhan, akan mengetahui kebaikan dan kejahatan. Wanita (Hawa) melihat buah pohon tersebut baik untuk dimakan dan enak dipandang. Maka ia mengambil dari buah pohon tersebut dan memakannya, ia memberikan buah pohon tersebut kepada suaminya (Adam), dan iapun (Adam) memakannya. Maka terbukalah mata mereka, dan ketika mereka mengetahui dalam keadaan telanjang maka mereka menyambungkan dedaunan dari pohon tin dan mereka membuat sarung untuk mereka berdua. 

Di saat itu terdengarlah suara Tuhan yang sedang berjalan di surga ketika mendekati sepoi-sepoi angin setelah zuhur. Maka bersembunyilah Adam dan Hawa dari wajah Tuhan di antara pepohonan surga. Lantas Tuhan memanggil Adam seraya berkata: “Dimana engkau? Adam menjawab: “Aku mendengar suara-Mu di surga, maka aku takut karena aku dalam keadaan telanjang , karena aku malu (telanjang) maka aku sembunyi. 

Tuhan berkata kepadanya (Adam): “Siapa yang telah memberitahukan kepadamu bahwa engkau telanjang? Apakah engkau telah memakan buah yang telah Aku larang untuk tidak memakan darinya? Adam menjawab: “Tuhanku, wanita (Hawa) ini yang telah Engkau jadikan teman untukku yang telah memberikan buah dari pohon itu kepadaku lalu aku memakannya.
Kemudian Tuhan berkata kepada wanita (Hawa): “Kenapa engkau melakukan hal ini?. Wanita (Hawa) menjawab: “Ular itu yang telah menipuku, lalu aku memakannya.” Kemudian Tuhan berkata kepada Ular: “Karena engkau telah melakukan hal ini, maka akan terlaknatlah (terusir) engkau dari seluruh binatang dan semua binatang melata. Engkau akan berjalan pada dadamu dan engkau akan makan tanah selama hidupmu…

kemudian Tuhanpun berkata kepada wanita (Hawa): “Akan kuperbanyak rasa sakitmu, dan kehamilanmu, engkau akan melahirkan anak dengan rasa sakit dan engkau akan berada di bawah kekuasaan laki-laki (di bawah perintah laki-laki), serta ia akan menguasaimu. Dan berkata Tuhan kepada Adam: “Karena engkau telah menuruti ucapan istrimu, dan engkau telah memakan buah dari pohon yang telah aku larang untuk memakan darinya, maka setelah itu bumi terlaknat dalam pekerjaanmu, dengan susah payah engkau akan makan darinya pada seluruh hari-hari kehidupanmu…lantas Tuhan mengeluarkan Adam dari surga… ” .

Kisah Adam as dan Hawa adalah benar adanya dan mereka berkomunikasi langsung dengan ALLAH SWT, bukan makhluk primitif yang menghuni Bumi. Mereka adalah makhluk cerdas yang pertama menghuni Bumi guna menjalankan hukuman dari ALLLAH SWT. Barang siapa yang taat kepada ALLAH SWT maka akan kembali kepada kehidupan yang kekal dan abadi di Surga milik ALLAH SWT. Namun barang siapa yang durhaka kepada ALLAH SWT maka akan kembali dan hidup bersama syetan di neraka jahanam.

Al-A`raaf [7] ayat 179:
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.

Itu adalah gambaran umumnya yang menjadi pilihan hidup manusia dalam hubungannya dengan Tuhan. Dan dalam perkembangan waktu seiring bertambahnya jumlah manusia, maka bentuk ketaatan kepada Allah SWT bukan semata dalam hal yang berhubungan dengan Allah swt saja. Namun Allah swt juga memerintahkan manusia agar berbuat baik kepada sesama manusia, dan juga berbuat baik kepada lingkungannya. Kesalahan manusia dalam menjalani kehidupan di dunia ini tidak serta merta langsung mendatangkan hukuman dari Allah swt.

Bahkan Allah secara berangsur-angsur memberikan ajaran atau petunjuk kepada manusia bagaimana hidup dengan jalan yang lurus yakni dengan diturunkannya kitab suci. Ajaran agama inilah yang menjadi dasar dan pijakan bagi manusia untuk beribadah kepada Allah SWT baik dalam ibadah dalam hubungannya langsung kepada Tuhan maupun ibadah yang hubungannya dengan sesama manusia dan juga lingkungannya.

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk."
(Al-Bayyinah 7)

"dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya." (Asy-Syams 7-10)

Manusia boleh berkreasi, berpikir, dan berbuat sesukanya namun bagaimanapun juga saat ini tidak ada manusia yang hidup sendirian. Sehingga perlu ada hormat menghormati dan saling menghargai atas daya kreasi, daya pikir, dan kehendak dari masing-masing manusia. Asalkan jangan sampai merugikan dan mendurhakai Tuhan, manusia akan hidup layak dan damai.
Dan misalpun ada oknum manusia maka akan mudah menasehatinya agar kembali kepada jalan fitrohnya sebagai manusia yakni taat kepada Tuhan.

Semoga artikel ini memberikan manfaat, salam sejahtera.

sumber:
www.kompasiana.com

Kamis, 09 April 2015

KEHIDUPAN RASULULLAH SAW



1. Beliau Muhammad saw adalah seorang yang hidup kekurangan, kemudian Allah SWT memberikan kecukupan kepada beliau saw
Allah SWT berfirman:
QS Adh Dhuha (93) ayat 8
93:8
And He found you poor and made [you] self-sufficient.
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.


2. Selama satu bulan beliau saw sekeluarga pernah hanya memiliki bahan pangan berupa korma dan air
Aisyah meriwayatkan: “Kami keluarga Muhammad saw melewati satu bulan tanpa menyalakan api dapur kami. Kami hanya memiliki dua aswad yaitu korma dan air. Tetapi bertetangga dengan orang Anshor yang mengirimkan kepada Rasulullah susu kambing dengan susu unta. Kami minum air susu tersebut. (Mutafaq’alaih)


3. Beliau Muhammad saw jarang terlihat memakan makanan lezat
Anas ra meriwayatkan, “Aku belum pernah melihat Rasulullah saw makan roti yang besar dan lunak sampai beliau wafat dan belum juga kulihat Rasulullah saw menikmati daging kambing bakar selama hidupnya.” (HR. Bukhori)


4. Umar ra bin Khathab berkata: “Aku pernah meilihat Rasulullah saw badannya membungkuk karena lapar dan tidak mendapatkan sesuatu untuk mengganjal perutnya walaupun sekedar korma yang buruk.” (HR. Muslim)


5. Beliau Muhammad saw terkadang mengkonsumsi makanan tidak enak
Anas ra meriwayatkan bahwa ia pernah menjumpai Rasulullah saw dengan mebawa roti dari gandum dan minyak samin yang mulai basi. Beliau saw juga pernah menggadaikan baju besinya kepada seorang Yahudi guna membeli tepung untuk keluarganya. Aku pernah mendengar suatu hari beliau saw bersabda:
Maa amsa ‘indaaali Muhkammadin Sho’u tamrin walaa Shoo’u hkab
“Tidak pernah keluarga Muhammad saw pada suatu sore memiliki segantung korma maupun segantung biji-bijian.” (HR. Bukhori)


6. Selama beberapa malam berturut-turut beliau saw dan keluarganya bermalam dengan rasa lapar dan tidak memiliki santapan makan malam. Roti beliau saw sekeluarga kebanyakan terbuat dari gandum. (HR. Ahmad dan lainnya, hadits hasan)


7. Keluarga beliau saw tidak pernah kenyang tiga hari berturut-turut
Aisyah ra meriwayatkan, ia berkata: “Semenjak tiba di Madinah, keluarga Muhammad saw tidak pernah kenyang dengan roti gandum selama tiga hari berturut-turut, sampai beliau wafat.” (Mutafaq’alaih)

8. Rasulullah saw bersabda:
Allahummaj’al rizqooli Muhammadin Quutan
“Ya Allah, jadikan rizqi keluarga Muhammad saw berupa makanan pokok (untuk sekedar menghilangkan rasa lapar).” (Mutafaq’alaih)

Rabu, 25 Maret 2015

Wangi Tubuh Rasulullah Muhammad SAW

1. Dari Anas ra yang berkata, "Rasulullah Muhammad SAW itu berkulit cerah , keringatnya seperti mutiara, bila berjalan akan condong ke depan, belum pernah aku menyentuh sutera yang melebihi lembutnya telapak tangan Rasulullah SAW, dan belum pernah aku mencium aroma Misk dan Anbar yang harum melebihi aroma tubuh Nabi SAW." (Mutafaq'alaih)

2. Dari Anas ra yang berkata, "Pernah Nabi SAW masuk ke rumah kami, kemudian beliau tidur dan berkeringat. Ibuku datang membawa botol. Disapu dan diperasnya keringat nabi SAW, lalu dimasukkan ke dalam botol. Lalu Nabi Muhammad SAW bangun dari tidur dan bertanya, 'Hai Ummu Sulaim, apa yang kamu lakukan?' Ummu Sulaim menjawab, 'Ini keringat Tuan, akan kami campurkan ke dalam minyak wangi kami, dan ia merupakan sebaik-baik minyak wangi'". (HR Muslim)

3. Kedatangan Nabi Muhammad SAW bisa diketahui dari aroma badannya yang wangi. (Hadits disahihkan Al-Albani dalam Shahihul Jami')

4. Dari Anas ra, bahwa Nabi SAW pernah menolak parfum. (HR Bukhari)

5. Beliau Muhammad SAW bersabda: "Parfum yang paling harum adalah Misk" (HR Muslim)








Jumat, 20 Maret 2015

Pribadi dan Akhlak Nabi dan Rasul Muhammad saw - 1

Posting ini di ambil dari Buku Pribadi & Akhlak Rasul Muhammad saw terjemahan dari Buku Quthuf minasy Syamailil Muhammadiyati wal Akhlaqin Nabawiyati wal Adabil Islamiyah yang disusun oleh Muhammad bin Jamil Zainu, seorang dosen di Darul Hadits Al-Khairiyah, Makkah Al-Mukaromah. Penerjemah adalah TSIS (Tim Studi Ilmu Syar'i) dan diterbitkan oleh Al-Qowam, Nopember 2000 M, pada cetakan II.

Sifat Pribadi Rasul SAW
Jika Anda tidak melihatnya dengan mata sendiri
Jangan ketinggalan untuk mengetahui gambaran sifatnya
Pribadi yang sempurna dalam fisik, akhlak, dan sifatnya
maka keutamaannya tiada terbilang

Kelahiran Rasul Muhammad saw
1. Beliau saw terlihat sebagai manusia biasa:
3:164
Sahih International
Certainly did Allah confer [great] favor upon the believers when He sent among them a Messenger from themselves, reciting to them His verses and purifying them and teaching them the Book and wisdom, although they had been before in manifest error.
Indonesian
Sungguh Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus diantara mereka seorang rasul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Al Hikmah. Dan sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu, mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata.

2. Beliau Muhammad saw adalah manusia yang mendapat wahyu: 18:110


Say, "I am only a man like you, to whom has been revealed that your god is one God. So whoever would hope for the meeting with his Lord - let him do righteous work and not associate in the worship of his Lord anyone."

Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa". Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya".
3. Beliau Muhammad saw dilahirkan, diutus, dan mendapatkan wahyu Al-Quran pada Hari Senin.
 Beliau Muhammad saw pernah ditanya tentang puasa hari Senin, dan beliaupun menjawab:
"Di hari itu (Senin) aku dilahirkan dan di utus. Di hari itu pula Al-Quran diturunkan kepadaku." (HR. Muslim)

4. Rasulullah Muhammad SAW dilahirkan pada hari Senin, bulan Rabi'ul Awal, tahun Gajah (571 M) di Makkah, dari pasangan suami istri yang cukup dikenal. Ayah beliau saw adalah Abdullah bin Abdul Muthalib dan ibu beliau saw bernama Aminah bin Wahb. Sang kakek memberi nama beliau saw dengan nama MUHAMMAD. Ayah beliau saw wafat sebelum beliau saw lahir.

5. Kaum Muslimin wajib mengetahui keagungan Nabi saw yang mulia, berhukum kepada Al-Quran yang diturunkan kepada beliau saw, mencontoh akhlak beliau saw, serta concern (perhatian/istiqomah) dalam mendakwahkan tauhid sebagaimana beliau saw telah memulai dakwah dengan tauhid. Allah SWT berfirman:

72:20

Say, [O Muhammad], "I only invoke my Lord and do not associate with Him anyone."

Katakanlah: "Sesungguhnya aku hanya menyembah Tuhanku dan aku tidak mempersekutukan sesuatupun dengan-Nya".
http://.com/2009/12/marketing-plan1-a.jpg



Paket-Umroh-Arofah-9-hari-Garuda-Hotel-Bintang-5-Arminareka-Perdana_des2014

Paket-Umroh-Mina-9-hari-Garuda-Hotel-Bintang-4-Arminareka-Perdana_Des2014


Paket-Umroh-Muzdalilfah-9-hari-Lion-Air-Hotel-Bintang-4-Arminareka-Perdana_des2014

Paket-Umroh-Marwa-13-hari-FlyNas-Hotel-Bintang-4-Arminareka-Perdana_des2014


Paket-Umroh-Plus-Turki-Aqsa-Dubai-Cairo-Hotel-Bintang-5-Arminareka-Perdana_Des2014

















http://travelhaji.files.wordpress.com/2009/12/marketing-plan1-a.jpg

Senin, 26 Januari 2015

ABSTRAK PENELITIAN BIOLOGI SUB AGROFORESTRY 2004

EFISIENSI RADIASI MATAHARI OLEH TANAMAN SELA DI BAWAH TEGAKAN SENGON (Paraserianthes falcataria L. Nielson) DENGAN VARIASI UMUR TEGAKAN 
DAN POLA TANAM TANAMAN SELA

      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur tegakan sengon dan pola tanam tanaman sela terhadap tingkat efisiensi intersepsi dan absorbsi radiasi matahari oleh tanaman sela di bawah tegakan sengon. Penelitian ini dilakukan berdasarkan kerangka pemikiran bahwa setiap jenis tanaman membutuhkan radiasi matahari untuk proses fotosintesis. Radiasi matahari di bawah tegakan sengon terbatas karena terhalang kanopi. Untuk itu dalam rangka peningkatanan produktivitas lahan perlu dievaluasi tentang pola tanam, kombinasi dan jenis-jenis tanaman sela yang efisien dalam menangkap (intersepsi) dan menyerap (absorbsi) radiasi matahari.
      Penelitian dilakukan dengan metode survei. Survei dilaksanakan dengan teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat (stratified random sampling). Stratifikasi didasarkan pada 3 umur tegakan sengon yaitu: < 2 tahun (U1), 2 - 4 tahun (U2), dan > 4 tahun (U3), dan pola tanam tanaman sela yaitu monokultur (P1), dikultur (P2), dan multikultur (P3). Pengamatan dilakukan pada pukul 09.00 WIB - 13.00 WIB dengan 5 contoh tanaman di masing-masing blok. Variabel yang diukur adalah intensitas radiasi matahari jatuh (Ij), pantulan (Ir), dan lolos (Il) serta karakter kanopi. Dari data yang diperoleh dihitung nilai efisiensi intersepsi (Ei) dan absorbsi (Ea).
       Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa umur tegakan sengon dan pola tanam tanaman sela memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat efisiensi intersepsi dan absorbsi. Efisiensi intersepsi tertinggi pada tanaman nanas (pepaya-nanas) di blok U2P2, sebesar 88,27%, dan terendah pada tanaman cabe (pepaya-cabe) sebesar 48,90%. Efisiensi absorbsi tertinggi pada tanaman pepaya monokultur di blok U3P1 sebesar 96,42%, dan terendah pada tanaman nanas (pepaya-singkong-nanas) di blok U3P3 sebesar 90,32%. Kombinasi umur sengon dan pola tanam tanaman sela dengan rata-rata efisiensi intersepsi dan absorbsi tertinggi ada di blok U2P2 dengan tanaman sela pepaya-nanas yaitu 84,23% (Ei) dan 94,51 (Ea), sedangkan terendah di blok U3P3 pada tanaman pepaya-singkong-nanas yaitu 53,84% (Ei) dan 93,36% (Ea).

Kata Kunci: efisiensi intersepsi, absorbsi, radiasi matahari, umur tegakan sengon, pola tanam 
                    tanaman sela

Sumber:
Hadi, M., 2004. SKRIPSI. Efisiensi Radiasi Matahari oleh Tanaman Sela di Bawah Tegakan Sengon (Paraseriantes falcataria L. Nielson) dengan Variasi Umur Tegakan dan Pola Tanam Tanaman Sela, Jurusan Biologi FMIPA UNS, Surakarta

Minggu, 25 Januari 2015

Reading The Blog and Use "go" with a lot of Different Activities

1. Reading Blog
In My Lunch Break
You know, I hear that some people sleep in their lunch break. Sleep in your luch break - why? During the week I work for a magazine company - it's great fun and very busy, but I always take an hour for luch, sometimes two (then I work until 7:00!). It's important to get out of the office. I always go on the Internet and go on Facebook for a few minutes, then I go out. On Monday I always go running or go for a walk, on Tuesday I usually do my homework (because I go to an evening class on Tuesday evening). On Wednesday I often go shopping - some friends usually visit me on Wednesday evening so I get some food for the barbecue. I sometimes go to the gym on Thrusday luchtime and on Friday I always go for a long lunch with friends. I don't do a lot at the weekend - maybe go to a concert on Saturday, then on Sunday I just relax and watch movie on TV.

Frequency
always   ----------------   often ------------- occacionally --------

100% ---------------------------------------------------------------- 0 %

2.  We use "go" with a lot of different activities.
Write this activities for examples:

2.1. go to the gym, go to a bad, go to a school, go to the office, go to the library
2.2. go on facebook, go on internet
2.3. go for eat, go for lunch, go for dinner
2.4. go skying, go walking, go cooking


Kamis, 01 Januari 2015

Berbicara Hari, Bulan dan Waktu Dalam Bahasa Inggris

Nama-nama bulan dalam bahasa Inggris:
January, February, March, April, June, July, August, September, October, November, and December
        

Nama-nama hari dalam bahasa Inggris:
Sunday, Monday, Tuesday, Wednesday, Thursday, Friday, and Saturday
   

Berbicara waktu dalam bahasa Inggris:

Daftar Pustaka

Fried, and Hadermenos, Schaum's Outline of Theory and Problems of Biology, second edition, Terj. Damaring Tyas, Jakarta, Erlangga, 2006

Novianto, Kamus Lengkap 15 Milyar, Jakarta, Bringin 55

http://www.talkenglish.com

http://www.letspeakenglish.info

Flag Counter

Entri Populer

IKLAN 1

Hosting Unlimited Indonesia

IKLAN 2

ustad yusuf mansur